Pasar Palattae Diduga Jadi Lahan Pungli

Ilustrasi
BONETERKINI.COM, KAHU,- Pasar Tradisional Palattae Kecamatan Kahu yang baru baru ini difungsikan oleh pedagang pasca renovasi, diduga jadi lahan pungutan liar oleh oknum-oknum yang tak bertanggung jawab.

Hal demikian diungkapkan oleh salah seorang warga Palattae Bunga (samaran), dirinya mengatakan masih banyak pedagang resmi yang dulu berjualan di pasar tersebut namun sekarang sudah tidak mendapat tempat lagi.

"banyak pedagang lama yang belum memiliki tempat, justru pedagang baru yang banyak, karena katanya membayar 500 ribu per nomor (kios)," ungkap Bunga saat dihubungi, Kamis, 4/5/2017

Diketahui lanjut Bunga, Pasar palattae baru difungsikan kembali sekitar 1 minggu yang lalu, karena sebelumnya sempat direnovasi oleh pemerintah.

Terpisah Dinas Pendapatan Daerah kabupaten Bone melalui Sekertarisnya Andi Alimudin mengakui kalau pasar palattae memang sudah difungsikan sejak sepekan yang lalu, namun persoalan adanya dugaan pungli disana dirinya belum tahu.

"kalau bangunan pemerintah itu memang diprioritaskan untuk pedagang resmi, namun yang menjadi kendala memang masih banyak pedagang yang dulu menempati lapak mengnginkan bangunan baru," Kata Andi Alimudin

Lebih lanjut dia menjelaskan hingga saat ini pihaknya memang sementara masih mencarikan solusi kepada para pedagang resmi yang belum memiliki tempat.

"saya himbau kepada masyarakat bila ada oknum yang meminta uang segera laporkan ke pihak berwajib, karena itu pungli, biar oknum tersebut dapat efek jerah," tegasnya
(CS)

admin : boneterkini.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.