Kecewa Putusan KPU, Massa Umar-Madeng Ancam Boikot Pilkada


BONETERKINI.COM.WATAMPONE,-- Sedikitnya puluhan massa pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bone Umar-Madeng hari ini mendatangi kantor KPU dan Panwaslu Bone Jumat Pagi, 26/1/2018.

Maksud kedatangan mereka ingin menyampaikan tuntutan terkait berkas dukungan umar-madeng yang dianggap tidak memenuhi syarat (TPS) oleh pihak KPU bone lantaran diduga adanya siakp ketidak terbukaan sebagai penyelenggara pemilu.

Koordinator Forum Masyarakat Pro Demokrasi (FMPD) M. Naim menuturkan bahwa dukungan umar-madeng diduga telah dirusak atau dihilangkan saat tidak diawasi oleh tim pasangan umar-madeng.

"saat dukungan Umar-Madeng bermalam dikantor kpu, tim pasangan umar-madeng tidak diperbolehkan masuk dengan alasan, ruangan dipantau oleh cctv bahkan tim tidak diserahkan tanda terima penerima berkas dukungan oleh KPU," Kata Naim

Menanggapi tuntutan Umar-Madeng Ketua KPU Bone Aksi Hamsah sangat sedih apabila dikatakan KPUD dianggap tidak terbuka, padahal selama ini pihaknya selalu terbuka setiap saat.

"saya sangat sedih bila dikatakan tidak terbuka selama ini, dan ketika tim pemenangan Umar-Madeng menganggap kami melakukan kecurangan, berarti menganggap ada persekongkolan antara polisi dan KPU karena polisi menjaga KPU sangat ketat,"Tutur Aksi

Aksi juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan merubah keputusannya dan yang berhak merubah keputusan KPU itu hanya melalui lembaga PTUN.

"Jika saya dituduh melakukan kecurangan maka saya siap mengajak siapapun untuk bersumpah Mubahallah," Tambahnya

Sementara salah seorang tim pemenangan Umar Madeng Ridwan mengatakan sangat kecewa dengan kinerja pihak KPU dan Kepolisian.

"Saya koordinator kecamatan dari bone selatan menegaskan ketika pasangan Umar-Madeng tidak lolos, maka saya akan memboikot pasangan petahana di bone selatan, dan menyarakan warga bone selatan untuk dukung kotak kosong," Geramnya.    (ANG)

www.boneterkini.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.