Bandara Minim Pengamanan, Kapolres: Belum Ada Permintaan Pihak Terkait

BONETERKINI.com - Seperti diberitakan sebelumnya, peredaran narkoba di kabupaten Bone diduga melalui Bandar Udara (Bandara) Mappalo Ulaweng Bone. Lantaran pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak bandara kepada penumpang dan calon penumpang, masih secara manual dengan menggunakan alat Handheld Metal Detector, yang mana alat tersebut tidak bisa mendeteksi narkoba. Sehingga hal itu bisa saja dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk menyelundupkan narkoba. Bahkan di bandara tersebut tidak ada pengamanan dari aparat kepolisian. Padahal, Bandara ini adalah moda transportasi tujuan Makassar, Selayar dan Kolaka.

Baca juga: Peredaran Narkoba di Bone Diduga Lewat Bandara

Terkait hal itu, Kapolres Bone, AKBP Yuliar Kus Nogroho saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (2/10/15) mengatakan, jika memang selama ini belum ada permintaan dari pihak pengelola bandara ataupun pihak dinas terkait mengenai penempatan personil kepolisian untuk pengamanan di sana.

"Pihak pengelola bandara maupun dinas terkait belum pernah ada permintaan untuk penempatan personil keamanan di sana, tetapi sekali-kali tetap kami lakukan pemantauan," kata Yuliar.

Sementara itu, Wakil Bupati, H Ambo Dalle, yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya menegaskan, bahwa itu (bandara) merupakan urusan kementerian perhubungan, sedangkan pemerintah daerah hanya sebagai pemilik aset.

"Soal tata kelola dan pengamanannya, itu menjadi urusan kementerian perhubungan. Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Bone, hanya pemilik aset," tegas Ambo Dalle, Jumat (2/10/15). (Rul/Air)
Diberdayakan oleh Blogger.