Sejumlah Warga Menolak Jadi LO Umar-Madeng


BONETERKINI.COM.WATAMPONE,-- Sejumlah Warga di beberapa Kecamatan di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menolak untuk dijadikan tenaga Liaison Officer (LO) verifikasi faktual pendukung pasangan Umar-Madeng.

Dari data  yang berhasil dikumpulkan, Rabu, 14 Februari 2018, penolakan ini dilakukan warga lantaran mereka keberatan mendapat surat tugas sebagai LO pada verifikasi faktual yang sementara berlangsung.

Seperti Kecamatan Salomekko tepatnya di Desa Tebba , dimana Baharuddin, 37 tahun, salah seorang warga yang di berikan mandat untuk menjadi LO tim Umar-Madeng, mengaku kaget, lantaran dirinya tidak pernah merasa menjadi bagian dari tim pasangan tersebut.

Tidak hanya itu di Kecamatan Barebbo desa Bacu dan Lampoko juga terjadi hal serupa, warga yang kaget tiba tiba diberikan mandat sebagai LO keberatan dan menolak SK terebut.

“Iye saya keberatan kenapa tiba-tiba saya ditunjuk jadi LO, saya saja tidak pernah diberitahukan,” ungkap Kahar, salah seorang warga yang ditunjuk jadi LO pasangan Umar-Madeng Rabu, 14/2/2018.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya PPK dan PPS hingga saat ini masih melakukan verifkasi faktual ditingkat desa/kelurahan dimulai dari tanggal 11 sampai tanggal 17 Februari, Kemudian akan di rekap ditingkat kabupaten pada tanggal 19 Februari mendatang.

Dari hasil rekapitulasi ditingkat kabupaten nantinya sudah akan diketahui apa berkas dukungan Umar-Madeng Memenuhi Syarat (MS) atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dan apabila TMS, maka dipastikan pasangan Incumbent akan melawan kotak kosong. (ang)

www.boneterkini.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.