Slogan ini diumumkan secara resmi oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, pada akhir Desember 2024 lalu. Ini bermakna bahwa Partai Golkar berpihak pada Rakyat. "Suara Rakyat" di awal bertujuan menunjukkan bahwa partai harus lebih dulu mendengar dan memperjuangkan aspirasi rakyat daripada kepentingan partai sendiri.
Untuk itulah. Menjelang Musda Partai Golkar Kabupaten Bone, sejumlah kader mengusulkan kader muda untuk maju menahkodai partai berlambang beringin ini.
Seperti harapan Wahyunang, bahwa kader muda harus diberi peluang. Banyak kader muda yang potensial. Seperti, Irwandi Burhan, Rismono Sarlim, Ade feri Afrisal, Andi Izman Maulana Padjalangi, A. Riyad Padjalangi dan sejumlah kader lainnya.
Harapan itu disambut baik oleh Rismono Sarlim. Ketua Komisi satu DPRD Bone ini tidak menolak ketika nantinya diusulkan untuk menjadi calon ketua Partai Golkar Bone. "Insya Allah, saya siap kalau itu harapan kader dan sesuai dengan aturan partai", jelas Rismono saat ditemui di Cafeologi.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan juga siap jika diminta menjadi pemegang amanah dari partai. "Saya harus siap mengemban amanah partai. Siap membesarkan dan memenangkan partai", tegas Irwandi.
Lebih lanjut Irwandi menekankan bahwa dirinya tidak bisa maju tanpa dukungan dari pengurus Partai Golkar. Terlebih lagi restu dari pengurus Golkar provinsi dan pusat. Intinya, siap untuk mewujudkan harapan pak IAS, Ketua Golkar provinsi Sulawesi Selatan bahwa Partai Golkar harus meningkatkan raihan kursi DPR RI, dari empat menjadi minimal enam kursi. Di DPRD Sulawesi Selatan, targetnya naik dari 14 menjadi 21 kursi, sedangkan kursi DPRD kabupaten/kota ditargetkan meningkat dari 138 menjadi hampir 200 kursi.