Kebakaran Hebat di Sanrangeng, Damkar Bone Berjibaku Selamatkan Permukiman


BONETERKINI.COM, BONE — Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Dusun Lappae, Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sabtu (12/9/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan sedikitnya 10 unit rumah dan menyebabkan tiga rumah lainnya terdampak.

Kobaran api yang membesar dengan cepat membuat warga panik. Sejumlah warga berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang berharga, sementara petugas pemadam kebakaran berjibaku mengendalikan api agar tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman yang berdekatan dengan Madrasah Aliyah (MA) Sailong dan Tugu Keluarga Berencana (KB). Sejumlah rumah panggung warga dengan cepat dilalap api sehingga menyebabkan beberapa keluarga kehilangan tempat tinggal.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone mengerahkan personel Regu 3 UPT Damkar Wilayah Ajangale dari Posko Damkar Kecamatan Tellu Siattinge menuju lokasi kejadian dengan satu unit mobil pemadam kebakaran.


Penanganan kemudian diperkuat dengan bantuan satu unit mobil Damkar dari Emergency Centre, satu unit dari Mako Damkar, satu unit dari Posko Kecamatan Ulaweng, satu unit mobil PSC, serta satu unit mobil Damkar Kabupaten Wajo dari sektor Kecamatan Bola.

Personel Damkar bersama warga setempat, Satpol PP, tim PSC, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas berjibaku melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke permukiman warga lainnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, Akbar, mengatakan berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas, terdapat 10 rumah yang terbakar dan tiga rumah lainnya terdampak.

“Dari hasil pendataan sementara di lokasi, terdapat 10 rumah yang terbakar dan tiga rumah terdampak. Dalam kejadian ini juga terdapat satu korban jiwa, yakni seorang laki-laki berusia 40 tahun bernama Hasan,” ujar Akbar.

Berdasarkan hasil pemantauan Tim Penanggulangan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, 10 rumah yang terbakar masing-masing milik atau dihuni Salma, Ruddin, Kaya, Mamma Saide, Hasna, Latuo, Juma, Hj. Tija, Patawe, dan Agu Ondeng.

Sementara tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Tahang, Niyya, dan Sakka.


Akbar mengatakan, pendataan di lokasi masih dilakukan untuk memastikan seluruh dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut. Petugas juga melakukan pendinginan dan pemantauan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

“Kami masih melakukan pendataan dan memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman. Kami juga mengimbau warga tetap waspada dan tidak mendekati area yang masih berpotensi membahayakan,” katanya.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone, Andi Supriadi, didampingi Kabid Sarana Pamiluddin, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.


Andi Supriadi mengingatkan warga agar tidak meninggalkan sumber api atau panas tanpa pengawasan, termasuk saat memasak, membakar sampah, maupun menggunakan peralatan listrik.

“Musim kemarau membuat kondisi lingkungan lebih mudah terbakar. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan segera memastikan tidak ada sumber api yang dapat memicu kebakaran,” ujar Andi Supriadi.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Menurutnya, kecepatan informasi dan respons masyarakat sangat penting untuk mencegah api meluas serta mengurangi risiko korban dan kerugian yang lebih besar.


“Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Jika terjadi kebakaran, segera hubungi petugas Damkar dan jauhi lokasi yang dapat membahayakan keselamatan,” tambahnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. (*)

Komentar

Berita Terkini